Pemilik

My photo
Hidup kadang-kala terlalu absurd untuk diraikan.

Sunday, January 12, 2014

Hari-hari yang penuh

Seakan pagi yang terburu-buru mengejar senja, seperti hujan yang menitis tanpa peduli apa kondisi hatimu, persis sajak-sajak cinta yang dihadam penuh berahi; kita mulai menjadi manusia yang lupa apa itu kesunyian.

8 comments:

manusiaekstinsi said...

sangat kena dengan kondisi aku!

pelastik burung said...

nais

cEro said...

Simpan sebentar kesunyian,
marilah berdepan, wahai kehidupan!

cEro said...

Simpan sebentar kesunyian,
marilah berdepan, wahai kehidupan!

~* chirpy_chummy *~ said...

..dan aku, melihat segalanya dengan senyuman.

Semoga kau terus berbahagia, my dear Pondan. *tadah besen nk muntah* Hahahaha :p

MrShuk said...

Simpan untuk peminjam :)

si ngokngek said...

kesibukan yang mencengkam membawa kesunyian pergi sebentar.selalunya memang begitu rupa

KuRuN said...

kesunyian sudah lupa jalan pulang. bila kalian bahagia :)