Pemilik

My photo
Hidup kadang-kala terlalu absurd untuk diraikan.

Friday, August 23, 2013

Hal-hal random

Kita tidak akan berhasil melakukan sesuatu jika kita tidak punya sepenuh jiwa terhadapnya, malahan ia jadi sia-sia dan menyedihkan.

Akhirnya aku temukan titik permulaan untuk menjadi manusia yang tahu diri dan memahami apa yang seharusnya dilakukan atau apa yang seharusnya dihindarkan. Menghindar impian kecil yang sedari usia sunti aku dahagakannya, tapi aku melepaskannya setelah dibuka jalan dengan lapang. Walau bagaimanapun rasa lega itu lebih menjuarai rasa kecewa yang minimal. Waktu ini, biarkan aku terusan mabuk dengan buku-buku yang aku gilai juga menulis-menulis santai di sini biarpun tiada yang peduli dan sedari.

Usia kini menambah lagi setahun, dan hidup aku masih linglung juga berbagi rasa. Satu halnya, aku cuma memikirkan satu perubahan besar yang harus aku laksanakan yang biarpun pelan-pelan, tapi cukup berhasil indah. Sayangnya, ketakutan belum pernah sekali pun meninggalkan aku seperti bayang-bayang yang tak pernah lelah memeluk kita. 

Rupa-rupanya, paling utama yang harus kita peduli adalah diri kita sendiri. Bukan penting diri tetapi harus tahu diri. 

Selamat ultah perempuan halimunan, 
yakinlah kesunyianmu itu hanya merdu seketika.
22 Augustus. 

4 comments:

Karl Miller said...

dan selalunya, bayang-bayang juga teman paling setia, selamat ultah sekali lagi. hihi

manusiaekstinsi said...

cinta pada diri kemudiannya tahulah akan manisnya.Selamat ultah.

MrShuk said...

Selamat. Tebalkan sifatmu. Tempuh dan lari lagi kejar didepan dalam wayang seketika. Agar kau, aku, mereka bisa senyum sampai syurga. Sunyi itu ciptaan maya. Percaya.

Päk Läng said...

selamat ulang tahun kelahiran, kawan.
sebuah ucapan yang terlambat, semoga dipermudahkan segala urusan.